Maresca Pergi Lampard Kembali Chelsea Bergetar

El-Shinta

1 Januari 2026

3
Min Read

Ekonesia – Stamford Bridge kembali bergejolak. Setelah resmi berpisah dengan Enzo Maresca di awal tahun baru, Chelsea kini dihadapkan pada tugas berat mencari juru taktik baru. Di tengah hiruk pikuk pencarian itu, sebuah nama familiar kembali santer terdengar: Frank Lampard. Legenda klub ini disebut-sebut memiliki kans untuk kembali memimpin The Blues, terutama setelah performa impresifnya bersama Coventry City.

Perpisahan dengan Maresca mengakhiri masa kepemimpinan yang singkat namun penuh tantangan. Manajemen Chelsea meyakini bahwa pergantian nahkoda diperlukan demi menjaga asa meraih target ambisius musim ini, termasuk bersaing di empat kompetisi dan mengamankan tiket Liga Champions yang prestisius.

Maresca Pergi Lampard Kembali Chelsea Bergetar
Gambar Istimewa : gilabola.com

Bukan rahasia lagi, Lampard telah dua kali merasakan panasnya kursi pelatih di Stamford Bridge. Periode pertamanya, ia sukses membawa Chelsea finis di zona Liga Champions meski dihantam embargo transfer, sekaligus membuka jalan bagi talenta muda seperti Reece James dan Mason Mount. Namun, kisah itu berakhir pahit dengan pemecatan, digantikan Thomas Tuchel yang kemudian membawa klub merengkuh trofi Liga Champions. Kembalinya Lampard sebagai pelatih interim pada 2023 pasca pemecatan Graham Potter juga tak berjalan mulus. Momen singkat itu terasa berat, dengan hanya satu kemenangan dari sebelas laga yang berhasil direngkuh.

Namun, roda nasib berputar. Setelah melewati masa sulit, Lampard memilih membangun kembali reputasinya bersama Coventry City. Keputusan itu kini membuahkan hasil manis di ajang Championship. Coventry tampil konsisten, kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan delapan poin dari pesaing terdekat, bahkan sepuluh poin dari tim peringkat ketiga Ipswich Town. Peluang promosi langsung ke Premier League kini di depan mata. Lingkungan kerja yang stabil dan dukungan penuh di bursa transfer Januari membuat Lampard menemukan kembali sentuhannya. Sebuah kontras mencolok dibandingkan tekanan yang ia alami di akhir masa baktinya di Chelsea.

Melihat kebangkitan ini, mantan rekan setim Lampard di Chelsea, William Gallas, tak menampik kemungkinan kembalinya Super Frank untuk kali ketiga, meski ia menilai itu belum akan terjadi dalam waktu dekat. Gallas menekankan pentingnya kesabaran dan kontinuitas bagi Lampard. Menurutnya, membawa Coventry promosi ke Premier League akan menjadi babak terbaik dalam perjalanan karier kepelatihannya saat ini.

Gallas menambahkan, jika Lampard mampu membawa klub lain bersaing di level atas, bahkan menembus kompetisi Eropa, pengalaman tersebut akan menjadi bekal berharga sebelum kembali melatih tim raksasa seperti Chelsea. Kunci utamanya, kata Gallas, adalah terus berkembang sebagai pelatih, dan dengan pencapaian solid di klub lain, pintu Stamford Bridge bisa terbuka lebar di masa depan.

Di sisi lain, Chelsea telah secara resmi mengonfirmasi perpisahan dengan Maresca. Klub mengapresiasi kontribusi pelatih asal Italia tersebut selama menukangi tim utama. Dalam pernyataan resminya, Chelsea menyebut Maresca tercatat membawa klub meraih gelar UEFA Conference League dan FIFA Club World Cup, dua pencapaian yang akan selalu dikenang sebagai bagian penting dari sejarah terbaru The Blues. Manajemen menegaskan, keputusan berpisah diambil karena masih banyak target besar yang harus diperjuangkan. Mereka percaya bahwa perubahan di kursi pelatih akan memberikan peluang terbaik untuk menjaga arah musim tetap positif dan mencapai ambisi klub.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post