Karier Elliott Terancam Liverpool Hadapi Denda

El-Shinta

1 Januari 2026

3
Min Read

Ekonesia – Bursa transfer Januari kembali memanas dengan drama seputar masa depan bintang muda Liverpool, Harvey Elliott. Sang gelandang serang kini terperangkap dalam situasi sulit di Aston Villa, memicu dilema besar bagi The Reds yang harus mengambil keputusan krusial. Minimnya kesempatan bermain di Villa Park membuat Liverpool mempertimbangkan untuk menariknya pulang, namun langkah tersebut bukannya tanpa risiko.

Elliott, yang telah lama digadang-gadang sebagai aset masa depan Liverpool sejak didatangkan dari Fulham, telah membukukan hampir 150 penampilan di berbagai ajang dengan koleksi 15 gol. Salah satu momen gemilangnya adalah gol krusial di Liga Champions musim lalu saat melawan Paris Saint-Germain, yang sempat mengangkat perannya dalam skuad. Namun, secara keseluruhan, musim sebelumnya tak berjalan mulus baginya, hanya mencetak lima gol dan kesulitan menembus tim utama di bawah pelatih baru Arne Slot.

Karier Elliott Terancam Liverpool Hadapi Denda
Gambar Istimewa : gilabola.com

Situasi tersebut memicu spekulasi transfer pada musim panas, yang akhirnya berujung pada kesepakatan peminjaman satu musim ke Aston Villa di hari terakhir jendela transfer. Kesepakatan itu menyertakan opsi permanen senilai sekitar Rp 675 Miliar, yang akan aktif jika Elliott mencapai ambang batas penampilan tertentu bersama Villa.

Alih-alih bersinar, musim ini justru kembali meredup bagi Elliott. Impian membela timnas Inggris di Piala Dunia kian menjauh akibat sumbangsih yang minim di lapangan hijau. Meski dinilai profesional dalam latihan, kesempatan bermain tak kunjung datang. Ia bahkan sudah absen dari daftar susunan pemain sejak Oktober.

Kemungkinan Elliott kembali ke Anfield pada Januari ini penuh rintangan. Kabar yang beredar menyebut opsi penarikan memang ada, namun dapat memicu denda finansial bagi Aston Villa, yang tentu saja enggan mereka tanggung. Situasi ini semakin rumit mengingat regulasi FIFA yang membatasi pemain bermain untuk lebih dari dua tim dalam satu musim. Mengingat Elliott sempat merumput sebentar bersama Liverpool di awal musim, opsi peminjaman ke klub lain pun menjadi mustahil.

Pelatih Aston Villa, Unai Emery, secara tidak langsung telah memberi sinyal kuat bahwa klubnya tidak berniat mempermanenkan Elliott. Emery menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan kombinasi faktor teknis dan klausul kontrak. Ia mengakui etos kerja Elliott patut dihormati, namun ada kondisi tertentu yang membatasi perannya. Salah satunya adalah keengganan Villa untuk mengaktifkan klausul pembelian yang nilainya cukup besar.

Villa disebut-sebut sengaja membatasi menit bermain Elliott agar tidak mencapai ambang batas yang akan memicu klausul pembelian. Kebijakan ini menempatkan Elliott dalam posisi sulit, membuatnya kehilangan momentum perkembangan di usia emasnya. Bagi Liverpool, kondisi ini menuntut kalkulasi matang. Klub harus menimbang untung rugi menarik pulang Elliott lebih cepat dengan konsekuensi finansial, atau membiarkannya bertahan di Villa hingga akhir musim dengan situasi yang belum tentu berubah.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post