Ekonesia – Bintang sepak bola Brasil, Neymar, membuat keputusan mengejutkan yang menggemparkan jagat olahraga. Ia secara resmi meneken perpanjangan kontrak dengan klub masa kecilnya, Santos, hingga Desember 2026. Langkah ini bukan sekadar komitmen klub, melainkan sebuah strategi jitu dan ambisius demi merebut kembali tempat di skuad tim nasional Brasil untuk Piala Dunia 2026 di bawah arahan pelatih Carlo Ancelotti.
Baca juga: Indonesia Target Swasembada Energi, Mungkinkah?
Keputusan krusial ini mengakhiri berbagai spekulasi panjang mengenai masa depan sang penyerang yang sebelumnya diwarnai ketidakpastian. Dengan memilih bertahan di Santos, Neymar yakin ini adalah jalur paling realistis untuk menjaga menit bermain, memulihkan kondisi fisik secara optimal, dan mempertahankan relevansi kompetitif di mata jajaran pelatih tim nasional. Ini adalah upaya serius untuk menutup karier internasionalnya dengan satu turnamen akbar terakhir yang penuh makna.

Performa Neymar pasca-pulih dari cedera hamstring pada November lalu menunjukkan sinyal positif yang menjanjikan. Sejak kembali merumput, ia telah mencetak lima gol dari tujuh pertandingan, termasuk satu hat-trick yang memukau, sekaligus memimpin tim sebagai kapten dalam beberapa laga penting. Meskipun riwayat cedera menjadi momok yang kerap menghantuinya dalam beberapa tahun terakhir, produktivitasnya saat tersedia bermain tetap tak diragukan. Di Santos, ia tak hanya menjadi pencetak gol ulung, tetapi juga figur sentral yang mengangkat mental tim muda dan memberikan dimensi pengalaman berharga di ruang ganti.
Baca juga: Harga Emas Antam Anjlok! Cek Harganya Sekarang!
Namun, jalan menuju Selecao tidaklah mudah. Neymar belum lagi membela tim nasional sejak September 2023 akibat cedera lutut serius, sementara Ancelotti tengah sibuk membentuk kerangka tim dengan wajah-wajah baru yang menjanjikan. Meskipun demikian, sang bintang tetap menyimpan keyakinan tinggi. Pada awal Desember lalu, ia bahkan menyampaikan tekadnya untuk mencetak gol di final Piala Dunia dan membawa pulang trofi bergengsi untuk Brasil.
Ancelotti sendiri menegaskan akan melakukan penilaian secara menyeluruh terhadap semua pemain, dengan fokus utama pada kepentingan tim nasional, bukan pada status atau nama besar semata. Peluang Neymar terbuka lebar jika ia berada dalam kondisi terbaik dan dinilai lebih layak dibandingkan pemain lain. Untuk itu, Neymar tak tinggal diam. Ia menempuh jalur ekstra dengan bekerja sama bersama fisioterapis Brasil, Eduardo Santos, yang dikenal dengan pendekatan pemulihan tak konvensional dan reputasinya membantu sejumlah pemain pulih lebih cepat dari cedera berat. Kerja sama ini mencakup rencana perawatan intensif pasca-operasi meniscectomy artroskopi parsial pada lutut kirinya, yang diharapkan mempercepat pemulihan dan menjaga stabilitas fisik hingga fase krusial seleksi tim nasional.
Dengan status sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil, dengan 79 gol dari 128 pertandingan, Neymar membawa warisan besar sekaligus beban ekspektasi yang tak ringan. Perpanjangan kontrak di Santos ini menjadi simbol perjuangan yang belum usai, menegaskan bahwa Piala Dunia 2026 adalah tujuan utama yang ingin ia kejar hingga akhir.











Tinggalkan komentar