Ekonesia – Pasar modal Indonesia menutup tirai tahun 2025 dengan sebuah drama yang mendebarkan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri sesi perdagangan terakhirnya dengan kenaikan tipis, seolah memberikan sinyal optimisme di tengah perjalanan yang penuh gejolak sepanjang tahun. Pada penutupan perdagangan Selasa 30 Desember 2025, IHSG tercatat naik 268 poin atau 003 persen menuju level 864693.
Baca juga: Rahasia Olah Ikan Enak Bergizi Terbongkar
Kenaikan yang relatif kecil ini melanjutkan momentum positif dari hari sebelumnya yang juga ditutup menguat signifikan 125 persen. Dorongan utama penguatan ini tak lain adalah aliran dana investor asing yang terus masuk ke pasar domestik. Sentimen positif ini cukup merata di mana 346 saham berhasil mengukir kenaikan harga, sementara 317 lainnya harus rela parkir di zona merah, dan 146 saham tetap stagnan. Dari sebelas indeks sektoral, enam di antaranya menunjukkan performa cemerlang, menopang laju IHSG, sedangkan lima sektor lainnya justru melemah.

Perjalanan IHSG sepanjang tahun 2025 memang bukan tanpa aral melintang. Indeks kebanggaan pasar modal ini sempat mengalami tekanan hebat di awal tahun, bahkan terjun bebas ke titik terendah. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia BEI Iman Rachman mengungkapkan bahwa pada paruh pertama 2025, IHSG sempat menyentuh level 5996.
Baca juga: IHSG Meroket! Cuan Menggoda di Sesi I!
Tekanan tersebut dipicu oleh beragam faktor eksternal yang kompleks, mulai dari kondisi ekonomi global yang tidak menentu, eskalasi geopolitik di berbagai belahan dunia, hingga kebijakan tarif dagang resiprokal yang diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Namun, di tengah badai ketidakpastian tersebut, IHSG menunjukkan ketangguhan luar biasa.
Setelah sempat terpuruk, indeks berhasil bangkit dan menorehkan rekor demi rekor. Sepanjang tahun 2025, IHSG mencatatkan All Time High ATH sebanyak 24 kali, sebuah pencapaian yang membuktikan resiliensi pasar modal Indonesia. Perjalanan jatuh-bangun ini pada akhirnya ditutup dengan senyum tipis, menyisakan harapan dan pertanyaan besar bagi investor mengenai arah pergerakan pasar di tahun mendatang.











Tinggalkan komentar