Ekonesia – Sebuah tren menarik terungkap di pasar modal Korea Selatan sepanjang tahun 2025. Saham konglomerat teknologi raksasa, Samsung Electronics, ternyata menjadi pilihan utama para pemodal individu untuk diberikan sebagai hadiah. Fenomena ini mengindikasikan pergeseran perilaku investor yang kini melihat saham sebagai kado bernilai dan prospektif.
Baca juga: Newcastle Pesta Gol Lalu Patah Hati Brutal
Data industri yang dirilis pada Kamis 25 Desember 2025 waktu setempat menunjukkan dominasi Samsung dalam kategori ini. Berdasarkan laporan dari KB Sekuritas yang dikutip oleh Korea JoongAng Daily, saham biasa Samsung Electronics menduduki peringkat teratas dalam jumlah transaksi melalui layanan internal perusahaan yang memfasilitasi pemberian saham sebagai hadiah. Kontribusi saham ini mencapai hampir 9% dari total seluruh transaksi hadiah saham domestik sepanjang tahun tersebut.

Tidak hanya saham biasa, saham preferen Samsung Electronics juga menunjukkan performa kuat, menempati posisi ketiga setelah LG CNS, perusahaan teknologi informasi yang terafiliasi dengan LG Electronics. Apabila digabungkan, baik saham biasa maupun saham preferen Samsung secara kolektif menguasai lebih dari 10% dari seluruh aktivitas pemberian saham sebagai hadiah di pasar domestik Korea Selatan.
Baca juga: El Clasico Terancam Tanpa Kiper Utama Barca?
Para pengamat pasar mengaitkan tren ini dengan gelombang positif yang melanda sektor teknologi global. Kinerja cemerlang saham-saham teknologi di Amerika Serikat diyakini telah memicu sentimen positif yang meluas ke industri semikonduktor dunia, termasuk Korea Selatan. Samsung, sebagai salah satu pemain kunci di sektor tersebut, secara otomatis menjadi entitas yang paling merasakan dampak positif dari kondisi pasar yang kondusif ini.
Selain itu, faktor harga saham Samsung yang relatif lebih terjangkau dibandingkan dengan emiten besar lainnya di sektor semikonduktor juga menjadi daya tarik tersendiri. Nilai per lembar saham yang ramah kantong menjadikannya pilihan kado yang kian memikat bagi investor ritel yang ingin berbagi potensi keuntungan investasi.











Tinggalkan komentar