Ekonesia – Barcelona dilanda kegalauan jelang laga penting melawan Deportivo Alaves. Pelatih Hansi Flick dipusingkan dengan pilihan sulit: memainkan Raphinha sejak menit awal atau menyimpannya sebagai senjata rahasia di bangku cadangan.
Baca juga: Geopolitik Ancam Pariwisata? Strategi Jitu Dibutuhkan!
Kekalahan menyakitkan dari Chelsea di laga sebelumnya memaksa Barca untuk segera bangkit. Raphinha, yang baru pulih dari cedera, tampil menjanjikan saat melawan Chelsea. Semangat juangnya dinilai bisa menjadi pembeda di lapangan.

Namun, Flick harus mempertimbangkan risiko. Riwayat cedera Raphinha menjadi perhatian utama. Memaksanya bermain penuh bisa berakibat fatal bagi pemain asal Brasil tersebut. Absennya Fermin Lopez juga menambah rumit situasi.
Baca juga: EBT Tumpuan Masa Depan Energi Indonesia
Raphinha sendiri adalah pemain kunci bagi Barcelona. Musim lalu, kontribusinya sangat signifikan dalam urusan mencetak gol. Kehadirannya di lini depan memberikan dimensi baru bagi serangan Blaugrana.
Flick kini berada di persimpangan jalan. Apakah ia akan mengambil risiko dengan memainkan Raphinha sejak awal demi meraih kemenangan? Atau memilih opsi aman dengan mengandalkan pemain lain dan menyimpan Raphinha untuk babak kedua? Keputusan sang pelatih akan sangat menentukan nasib Barcelona di laga kontra Alaves.











Tinggalkan komentar