Ekonesia – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membantah isu kelangkaan beras yang beredar. Menurutnya, yang terjadi sebenarnya adalah pergeseran distribusi beras dari penggilingan kecil yang sebelumnya menyuplai ritel modern, kini lebih fokus ke pasar tradisional.
Baca juga: Stasiun Jadi Etalase UMKM, KAI Genjot Ekonomi Lokal!
Mentan menjelaskan fenomena ini justru berdampak positif bagi pasar tradisional, meningkatkan omzet pedagang. Masyarakat tidak perlu khawatir karena pasokan beras nasional tetap aman dan mencukupi. Kelangkaan baru bisa dikatakan terjadi jika produksi beras menurun, sementara saat ini produksi tetap stabil.

Ia menambahkan, penggilingan kecil memiliki kapasitas yang besar, bahkan melebihi produksi gabah nasional. Ketika pabrik besar dan menengah mengalami penurunan kapasitas, pasokan secara otomatis beralih ke penggilingan kecil yang kemudian mendistribusikan beras ke pasar tradisional. Jadi, yang terjadi adalah perubahan pola distribusi, bukan kelangkaan.
Baca juga: UMKM Kediri Go Global? Kemendag Siap Pasang Badan!











Tinggalkan komentar