Ekonosia Olahraga – Kobbie Mainoo dikabarkan tengah gundah gulana di Manchester United dan telah mengajukan permohonan peminjaman sebelum jendela transfer musim panas ini ditutup. Gelandang muda potensial ini merasa membutuhkan jam terbang lebih banyak untuk mengembangkan permainannya.
Persaingan ketat di lini tengah Setan Merah, terutama dengan kehadiran Bruno Fernandes, menjadi alasan utama kegelisahan Mainoo. Di bawah arahan pelatih Ruben Amorim, dengan formasi 3-4-2-1 andalannya, Mainoo menyadari bahwa mendapatkan tempat di starting eleven bukanlah perkara mudah.

Fakta bahwa Mainoo absen dalam dua laga pembuka Liga Inggris, saat MU dikalahkan Arsenal dan bermain imbang melawan Fulham, semakin memperkuat keinginannya untuk mencari kesempatan bermain di tempat lain. Satu-satunya kesempatan bermain penuh didapatkannya di Carabao Cup, saat MU secara mengejutkan dikalahkan Grimsby Town melalui adu penalti.
Meski sempat dipasangkan dengan Fernandes di babak kedua pertandingan tersebut, tampaknya hal itu belum cukup meyakinkan Mainoo bahwa dirinya akan mendapatkan menit bermain yang cukup di sisa musim ini.
Namun, permohonan pinjaman Mainoo ditolak mentah-mentah oleh manajemen Manchester United. Klub berkeyakinan bahwa pemain jebolan akademi mereka ini harus tetap berada di skuad utama dan berjuang untuk mendapatkan tempat reguler, apalagi dengan minimnya opsi di lini tengah jika ia pergi.
Mainoo sendiri menegaskan bahwa tujuannya bukanlah untuk meninggalkan Manchester United secara permanen. Ia hanya ingin mencari pengalaman bermain reguler di klub lain melalui pinjaman, demi mengasah kemampuannya dalam atmosfer sepak bola yang lebih kompetitif.
Musim lalu, Mainoo mencatatkan 37 penampilan di semua kompetisi. Namun, sejak Amorim mengambil alih kursi kepelatihan, menit bermainnya mengalami penurunan drastis. Amorim sempat mencoba menempatkannya di berbagai posisi, termasuk gelandang bertahan, box-to-box, hingga false nine.
Dengan bursa transfer yang akan segera ditutup, masa depan Mainoo di Old Trafford masih menjadi tanda tanya besar. Klub bersikeras untuk mempertahankannya, sementara sang pemain sangat membutuhkan menit bermain yang konsisten. Keputusan akhir akan sangat menentukan arah kariernya di usia yang masih sangat muda. Bagi Mainoo, kesempatan bermain reguler adalah kunci untuk perkembangannya, namun Manchester United tampaknya masih melihatnya sebagai bagian penting dari rencana jangka panjang mereka.
Tinggalkan komentar