Ekonesia Ekonomi – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengambil langkah tegas untuk melindungi petani gula dalam negeri. Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,5 triliun yang akan disalurkan melalui Danantara (ID FOOD) untuk menyerap gula petani. Langkah ini diambil untuk memastikan harga gula di tingkat petani tidak jatuh di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP) yang telah ditetapkan, yaitu Rp14.500 per kilogram.
Baca juga: Mobil Listrik Aman: Tips Jitu Cegah Kebakaran!
Kepastian ini ditegaskan oleh Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilitas Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, usai rapat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan pergulaan nasional di Surabaya. Menurutnya, penyerapan gula petani akan dilakukan melalui mekanisme lelang yang dikelola oleh PT Sinergi Gula Nusantara (SGN).

"Penyerapan gula petani oleh pemerintah melalui Danantara ini sudah ditandatangani, dan ini menjadi salah satu poin kesepakatan untuk kita kawal bersama," ujar Ketut.
Baca juga: Harga Emas Terbang Tinggi! Saatnya Investasi?
Pemerintah juga menekankan pentingnya kualitas gula petani agar sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan. Selain itu, peredaran gula rafinasi di pasar eceran akan ditindak tegas oleh Satgas Pangan Polri.
Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, sebelumnya menjelaskan bahwa intervensi pemerintah ini krusial untuk mengatasi masalah penumpukan gula di gudang akibat keterbatasan kapasitas keuangan penggilingan milik negara dan tekanan impor. Dengan adanya alokasi dana yang signifikan ini, diharapkan petani tebu dapat merasakan manfaat nyata dari hasil panen mereka, sementara masyarakat tetap mendapatkan pasokan gula yang cukup dengan harga yang wajar.
Berdasarkan data Panel Harga Pangan per 23 Agustus 2025, rata-rata harga gula di tingkat produsen adalah Rp14.746 per kg, masih di atas HAP. Namun, harga ini menunjukkan penurunan dibandingkan minggu sebelumnya. Pemerintah berharap dengan langkah-langkah yang diambil, stabilitas harga gula dapat terus terjaga dan kesejahteraan petani dapat ditingkatkan. Informasi ini dilansir dari ekonosia.com.











Tinggalkan komentar