Ekonesia Ekonomi – PT Pelni Cabang Tanjungpinang mengumumkan pembatalan keberangkatan KM Sabuk Nusantara 48 akibat kerusakan mesin. Kepala Cabang Pelni Tanjungpinang, Putra Kencana, menyatakan bahwa seluruh biaya tiket penumpang telah dikembalikan penuh.
Baca juga: Tonali: Newcastle Layak di Liga Champions!
Kapal yang seharusnya bertolak dari Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang pada Senin (18/8) dengan tujuan sejumlah pulau, termasuk Tambelan, Midai, dan Sintete, terpaksa menunda pelayaran. Sebanyak 53 penumpang beserta muatan bahan pokok telah berada di atas kapal saat pengumuman penundaan disampaikan.

"Keberangkatan kapal ditunda karena ada kerusakan pada salah satu bagian mesin yang memerlukan penggantian. Ini bukan mesin induk," jelas Putra. Langkah ini diambil sebagai antisipasi untuk mencegah potensi masalah yang lebih serius jika kapal tetap dipaksakan berlayar.
Baca juga: Asuransi Kena Getah OJK Ada Apa Gerangan
Saat ini, Pelni Tanjungpinang tengah berupaya mempercepat perbaikan mesin kapal. Setelah perbaikan rampung, pihak Pelni akan segera menghubungi para penumpang yang terdampak pembatalan ini. "Kami akan terus memberikan informasi terbaru mengenai jadwal keberangkatan kapal kepada para penumpang yang masih berminat menggunakan KM Sabuk Nusantara," imbuh Putra. Informasi ini dikutip dari ekonosia.com pada Selasa (20/8).











Tinggalkan komentar