Ekonesia Ekonomi – Pemerintah pusat menyiapkan dana segar hampir Rp13 triliun untuk memperbaiki sistem irigasi pertanian di seluruh Indonesia pada tahun 2025. Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengungkapkan hal ini saat kunjungan kerja di Temanggung, Jawa Tengah, Minggu lalu.
Baca juga: Liverpool Kejar Bek, Lupakan Striker Mahal Dulu?
Sudaryono menjelaskan bahwa saat ini dinas-dinas terkait di daerah sedang mengusulkan daftar irigasi yang mendesak untuk diperbaiki. Langkah ini diambil setelah Presiden mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) terkait perbaikan irigasi, yang memungkinkan pemerintah pusat turun tangan memperbaiki saluran irigasi yang rusak, meskipun bukan kewenangannya secara langsung.

"Jadi kalau misalnya sudah rusak parah dan petani sudah mengeluh, pemerintah pusat bisa memperbaiki yang tidak diperbaiki oleh bupati maupun gubernur," tegas Sudaryono.
Baca juga: BLT UMKM Rp5 Juta? Cek Faktanya!
Sebelumnya, urusan irigasi terbagi berdasarkan tingkatan pemerintahan, dengan pemerintah pusat bertanggung jawab atas irigasi primer, provinsi untuk sekunder, dan kabupaten untuk tersier. Namun, dengan adanya Inpres ini, pemerintah pusat dapat membantu memperbaiki seluruh saluran irigasi yang rusak, demi meningkatkan produktivitas pertanian. Informasi ini dilansir dari Ekonesia.com.









Tinggalkan komentar